Rapsodi Memorabilia
"karena hidup itu indah, aku menangis sepuas-puasnya"
Friday, February 21, 2014
Lonceng Biru
Oleh : Faqih Hindami
Waktu berganti.
Tiap detaknya memendam arti.
Dan kau tetap belum mengerti.
Tentang lonceng biru dalam peti.
Yang mencintaimu dalam hati.
Sedang dentangnya tak mau mati.
Sungailiat,
4 April 2013
No comments:
Post a Comment
Newer Post
Older Post
Home
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment