Powered By Blogger

Friday, January 11, 2013

Rapsodi: 24 (Surat Buat Rinda)

Oleh : Faqih Hindami


Dalam perjalanan, kita
Ada selalu perpencaran dan saling riuh
Kesal. Marah

Dalam petualangan, kita
Sering terluka
Dikhianati. Dibohongi

Kita selalu coba lari dari semua ini. Dari rasa-rasa itu.
Dari keburukannya
Lari ke hutan cinta yang lebat
Lari dan menyelam di danau yang penuh saying
Mendaki bukit kebaikan. Padang kesempurnaan. Padang kesabaran

Aku ingin cinta selamanya kita bertualang
Aku ingin sayang selamanya Cuma aku
Dan kasih, sungguh tulus dari hati
Tidak ada dusta darimu padaku, dan sebaliknya
Dan cuma di mulut dan pesan singkat bilang saying

Aku kenang hari itu
Betapa riangnya aku ketika hari mulai hilang
Dan lewat seluler kita saling bertukar pengakuan
Berkirim pernyataan dari dalam perasaan

Aku ingat waktu dimana
Perasaan takut kehilangan, berubah keyakinan
Saat kau mengirim kalimat pengakhiran
Lalu merubahnya dengan tawaran
Lalu kemudian
Sama-sama kita gubah perjanjian
Janji tentang selamanya mencinta

Coba ingat hari, saat
Perasaan senang, berubah renungan. Mengingat kesalahan
Waktu kau serahkan kalimat kebencian
Yang sebelumnya merupakan keakraban
Dan antara kita banyak kesenangan
Hampir berganti perpecahan

Kita semakin jarang bertemu
Sapaan dan cinta tak ada lagi
Keakraban dan kedekatan
Kasih dan sayang yang ku sukai

Senja waktu itu di pantai,
Kita begitu riang
Duduk berdua di bebatuan
Kau duduk bersanding aku. Sedangkan,
Senandung gitar ku mainkan
Dan antara kita berada banyak kegembiraan

Kenang hari itu,
Kau begitu menyangsikan
Sedikit lagi pertikaian. Berubah kepercayaan
Ketika kau mencurigai dengan banyak pertanyaan
Yang bisa lalu kuubah menjadi keyakinan

Semua yang kita lakukan. Semua yang kita alami
Kesenangan. Kesedihan. Kedekatan. Perpecahan
Pengakuan. Dusta yang ku benci
Kenang kisah hidup kita
Jangan paksa hilang
Yang tak bisa kita mistik lalu lenyap

Hari ini, semua itu aku benar-benar rasakan
Tanggal 24 bulan ini
Aku ingin kabarkan pada semua sahabatku
Telah setahun kita menanam cinta
Di ladang kita
Di dalam hati kita


Sungailiat,
21 Mei 2009

No comments:

Post a Comment