Surat Dalam Kamar
Oleh :
Faqih Hindami
Bocah lugu yang kau ajari
bersepeda dulu,
kini dewasa. Pemuda yang
bersandar pada kehormatan itu,
Tapi kearifanmu menahanku
keluar dari gudang.
Betul bahwa belumlah tiba
saatku menantang dunia luar
Dan sendirian pergi berkelana
Tapi pula kau musti sadari
Lalu pahami lagi kehendak
pemuda ini
Dan hati tulus itu hendaknya
mengerti
Pada waktunya aku musti kau
lepas pergi
Maka hanyutkanlah aku dalam
kapal baru
Atau kurungi lagi jiwaku
Hingga aku pahami mekna
kearifan itu
Yang sungguh dalam hatimu ku kenali
Tak ingin saat ini relakan ku
‘tuk menyeberang lari
Sungailiat, 2011

No comments:
Post a Comment