Powered By Blogger

Monday, March 24, 2014

Waktu Subuh


Oleh: Faqih Hindami

Subuh ini aku kembali bergegas pergi
Dan segala kenangan yang kemarin lusa kita bumbui dengan sesal dan canda,
telah ku pahat di kepala agar sewaktu-waktu dapat terus kita pandang.
Di dalamnya ada asa yang nyaris patah.
Ada sabar yang tak pernah mati.
Ada mantra-mantra yang kita panjatkan  di masa lalu.


Subuh ini jiwaku memerdu doa-doa
Dan mimpi-mimpi yang kita peluk erat sejak dini telah diterbangkan tinggi
keluar batas galaksi.
Entah kelak mimpi berubah jadi candu atau malah menyerpih jadi abu.




Bandung,

3 Maret 2014

No comments:

Post a Comment