Powered By Blogger

Monday, March 24, 2014

Kau dan Kain-kain


Oleh: Faqih Hindami

Kau dan kain-kain itu
berjalan menanggalkan mewah dunia
bersama tari rumput-rumput basah
ke tepi-tepi sungai yang mengalir airnya
sebelum bersua kau dengan sejuk udara dan jernih telaga.

Kain-kain itu, yang menjaga rapi indah dirimu,
menjelma jadi sayap-sayap waktu
menerbangkanmu di atas pendar pelangi
melewati tangga-tangga langit, tinggi ke sudut-sudut galaksi.
Sebab di antara nebula telah dimegahkan singgasana abadi
buat kau yang suci.

Kain-kain itu, yang menutupi elok ragamu,
telah melarang bara menyentuh ujung rambutmu,
lalu memperdengarkan kidung yang disenandungkan hamba;
ayat-ayat yang melagukan tembang semesta,
lantas menjadikanmu bidadari surga.

Kau dan kain-kain itu,
bukan hanya tentang memilih utopia atau cantik bunga-bunga.
Tapi tentang memilih panas api yang nyala, atau bening telaga surgaNya.


Depok, 23 Maret 2014

No comments:

Post a Comment